Sukseskan Millennial Road Safety Festival, PGK Maluku Utara Koordinasi dengan Ditlantas Polda

0
Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Maluku Utara Koordinasi dengan Ditlantas Polda untuk sukseskan Millennial Road Safety Festival.

RELASINEWS.COM – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Maluku Utara (Malut) melakukan rapat bersama Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Malut dalam kesiapan kegiatan Millennial Road Safety Festival di Aula lantai 3 Polda Malut, Selasa (15/1/2019). 

Rapat dipimpin langsung oleh Dirlantas Polda Malut Kombes Pol Abrianto Pardede dan Ketua DPW PGK Malut Anton Ilyas. Rapat tersebut dihadiri oleh Wadirlantas dan jajarannya, organisasi kepemudaan, ormas, asoaiasi jeep koter, perwakilan kepala sekolah SD-SMA dan dinas maupun elemen terkait lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Anton menyampaikan, DPW PGK Malut berkomitmen untuk bekerjasama dengan Ditlantas Polda Malut untuk mensukseskan Millennial Road Safety Festival 2019.

“Tentunya sesuai perintah dan arahan Ketum DPP PGK di Jakarta Kanda Bursah Zarnubi,” kata Anton.

Millennial Road Safety Festival, papar Anton, merupakan even penting yang diselenggarakan oleh Polri dan diorganisir oleh perkumpulan gerakan kebangsaan dari tingkat pusat hingga tingkat Kabupaten/Kota dalam rangka memberikan edukasi agar generasi milenial tertib berlalu lintas.

“Mengingat tingginya angka kecelakaan lalu lintas sudah sepatutnya Polri dalam hal ini Kepala Korps Lantas memberikan edukasi kepada generasi milenial. Sudah terlalu banyak angka kematian dari usia muda yang terjadi di jalan raya, padahal mereka adalah aset terpenting bagi bangsa,” ungkap Anton yang juga Dosen Universitas Muhammadiyah Malut tersebut.

Dirlantas Polda Malut, Kombes Pol Abrianto Pardede menyampaikan, pada periode tahun 2014 – 2018 menurut data Polri, dari sekian banyak kecelakaan lalu lintas yang terjadi, bila dilihat dari rata-rata usia maka lebih banyak didominasi oleh generasi milenial. Rentan usia mereka berkisar antara 15 – 35 tahun ke atas.

“Paling tinggi usia 24 – 26 tahun. Data ini membuktikan bahwa generasi milenial rentan dalam berkendara, sehingga hal ini harus menjadi konsen kita bersama,” paparnya.

Menurut Abrianto, pemahaman tentang berkendara dengan baik adalah kunci dari keselamatan berkendaraan. Namun, sambung Arbianto, tidak sedikit orang yang mengerti tentang pentingya aturan-aturan dalam berkendara.

“Tentunya hal ini menjadi tanggung jawab kita bersama dalam menyadarkan ataupun memberi edukasi bagi masyarakat terutama kaum milenial agar mereka terhindar dari berbagai macam kecelakaan di jalan raya,” sambung Abrianto.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here