Gelar Video Conference, Kapolri Dukung Penuh Kegiatan Millennial Road Safety Festival

0

Jakarta – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian, menggelar video conference dengan seluruh elemen Kepolisian Daerah se-Indonesia pada Rabu (9/1/2019) pagi di Mabes Polri, Jalan Letjen MT Haryono, Jakarta.

Dalam paparannya, Tito mengungkapkan dua agenda utama yang harus dipersiapkan seluruh elemen Kepolisian dalam menyongsong tahun 2019, yakni menjaga keamanan negara dalam menghadapi tahun politik, serta mensukseskan agenda kegiatan ‘Millennial Road Safety Festival’ yang diinisiasi oleh Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) bersama Relawan Lalu Lintas Indonesia (Relasi).

“Sebagaimana pesan PBB dan sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), gagasan ini sangat penting untuk kita laksanakan. Berdasarkan data WHO, salah satu penyebab kematian terbesar di dunia adalah kecelakaan. Diperkuat dengan data Korlantas Polri, ada 30.000 orang setiap tahunnya meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Indonesia,” ungkap Tito kepada seluruh jajaran Polda se-Indonesia.

Hal ini ditegaskan lagi dengan temuan bahwa hampir 60 persen dari angka kematian tersebut merenggut nyawa generasi milenial bangsa ini, yakni usia 19-35 tahun. Jika tidak ditanggapi secara serius dan berkala, jelas ini mengancam keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Ini seperti hidden insiden yang jarang disadari orang. Karena itu treatment yang kita lakukan adalah untuk membangun kesadaran para milenial akan pentingnya kesadaran berlalu lintas. Itulah yang kita sebut dengan Road Safety Millennial. Saya minta para Polda hingga Polres se-Indonesia untuk mensukseskan agenda ini,” tambah Tito.

Sementara itu, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Refdi Andri memaparkan teknis acara yang akan dimulai 2 Februari di NTT dan Papua Barat hingga 31 Maret di Jakarta. Kegiatan akan melibatkan seluruh organisasi mahasiswa, kepemudaan, pelajar, komunitas motor, dan seterusnya.

“Semoga ikhtiar ini mampu menekan angka kecelakaan dan membangun kesadaran anak muda kita akan pentingnya keselamatan berlalu lintas. Target kita nantinya akan terbentuk dua juta orang duta lalu lintas milenial yang akan menjadi mitra kepolisian menyadari masyarakat,” tutur Irjen Pol Refdi Andri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here